The Fall of Five by Pittacus Lore

Kalimat pertama The Fall of Five
Bintang dalam khayalanku tentang melarikan diri malam ini adalah Nomor Enam.

Sececap The Fall of Five

Sam ditahan oleh Mogadorian. Dikurung dan disiksa demi agar dia mengatakan rahasia-rahasia yang dimiliki John dan Enam, dua Garde dari planet Lorien yang dikenalnya!

Akankah Sam bisa bertahan? Atau akankah dia akan membocorkan segalanya yang dia tahu mengenai dua sahabat aliennya tersebut?

Sementara itu, semua Garde telah berkumpul, kecuali Nomor Lima. Dengan tidak lagi berfungsinya mantra pelindung, berkumpul bukan lagi menjadi suatu hal yang tidak disarankan. Berkumpul justru akan memperkuat kekuatan mereka!

Untungnya, Nomor Lima tidak sulit ditemukan. Jadi, dalam waktu singkat, mereka, para Garde yang tersisa, mulai berlatih. Menggalang kekuatan demi menyongsong perang yang akan datang. Kekuatan mereka mungkin luar biasa, tapi bila mereka tidak bersatu, seperti yang dilakukan para mogs yang dipimpin Setrakus Ra, kekuatan itu tiada gunanya.

Tapi kemudian, masa lalu beberapa Garde mulai terkuak. Ternyata ada dari mereka yang terjerembab dalam lembah pengkhianatan!

Citarasa The Fall of Five

narsis dengan buku
Di antara semua buku seri Lorien Legacies yang sudah kubatja, The Fall of Five ini yang, menurutku, plot dan cara menulisnya paling rapi.

Mungkin ini hanya aku, tapi aku merasa penggunaan dan tata bahasa di buku-buku prekuelnya agak berantakan. Plotnya juga agak terlalu bertele-tele padahal bisa dibuat lebih sederhana lagi (tapi semakin ke sini, kelebaran itu semakin berkurang).

Karakterisi tokohnya sudah lebih mudah dibedakan. Tak ada tokoh yang 'tertukar' karena memiliki 'suara' yang sama. Tapi hal ini juga dibantu dengan para tokohnya yang memberi label masing-masing pada tokoh lainnya. Seperti label 'cepat panas' yang disematkan oleh semua garde pada Nomor Sembilan, misalnya.

Ada tiga narator di The Fall of Five ini: Sam, John aka Nomor Empat, dan Marina aka Nomor Tujuh. Porsi masing-masing cukup seimbang. Sam mendapat giliran pertama, membuka adegan yang merupakan sambungan dari ending The Power of Six. Kemudian dilanjut dengan John, yang tentu saja, lanjutan dari ending The Rise of Nine. Di kemunculannya yang pertama, aku sempat agak lambat menyadarinya sebab dia menyinggung kemampuan barunya yang mirip Garde lain—jujur aku agak lupa dengan The Rise of Nine yang sedikit membuatku kecewa. Tapi setelah beberapa langkah, dan 'dibantu' dengan ocehan Garde lain soal kemampuan baru si John, akhirnya aku tahu itu John.

Marina memberi sudut pandang lain. Lebih matang dari kemunculannya yang pertama di The Power of Six. Dan ya, dia Garde terlemah di antara yang lain sebab dia tak memiliki legacies atau kemampuan super yang bisa dimanfaatkan untuk bertarung. Aku rasa cukup aman membeberkan sedikit kemampuannya: menyembuhkan luka, bernapas di dalam air, melihat dalam gelap. Dan di antara ketiga legacies-nya tersebut, mana yang bisa digunakan bertempur?

Di The Fall of Five ini, untuk pertama kalinya Nomor Lima muncul. Dan... Penulis berhasil membuatku jengkel sekali pada dia. Tapi dia punya kemampuan keren yang tidak, atau belum, dimiliki oleh Garde lain. Hnn, enaknya dikasih tahu nggak ya? Kasih tahu deh. Dia punya kemampuan... Terbang!

Nomor Lima... Cukup unik. Dia mengaku belum pernah bertemu dengan Mogs, dan menganggap mereka merupakan bualan atau dongeng dari cepannya. Tidak mengherankan dia belum pernah ketemu mereka secara dia punya kemampuan berpindah tempat super-cepat.

Pengkhianatan bukan hal baru yang digunakan dalam cerita. Di seri ini pun sudah pernah digunakan. Tapi entah kenapa, pengkhianatan oleh Garde terasa 'baru' dan segar bagiku. Membuatku jadi punya harapan lagi pada seri ini setelah dikecewakan sekuelnya.

Oh ya, aku tidak membatja sinopsis yang tercetak di belakang buku ini. Setidaknya sebelum aku memegang buku yang merupakan pinjaman dari sahabatku ini. Tapi aku sudah membatja sinopsis sekuelnya, The Revenge of Seven, dan dari sanalah aku dapat mengetahui ada pengkhianatan yang terjadi di buku ini.

Secara keseluruhan, aku sangat menikmati membatja The Fall of Five. Tak sabar rasanya membatja sekuelnya yang desain sampulnya, menurutku, merupakan desain terbaik dari desain sampul dari keseluruhan seri.

The Fall of Five

Penulis: Pittacus Lore
Penerbit: Mizan Fantasi
Tahun terbit: 2014
Tebal: 452 halaman
Seri: Lorien Legacies #4
Genre: Fiksi ilmiah - Fantasi - Romance
Score: Yummy (4 of 5 stars!)
Target: Young - Adult (15 tahun ke atas!)

Posting ini diikutkan dalam Reading Challenge::
https://perpuskecil.wordpress.com/2015/01/15/lucky-no-15-reading-challenge/
Kategori: Something Borrowed

|

P.S. Thanks to Suhada Muhasrul, my bestfriend, yang sudah meminjamkan bukunya ini (dia bahkan belum kelar batjanya! Hahah)

0 comments:

Poskan Komentar

 

I'm part of...

Follower

Berani ikutan?

http://feedmebook.blogspot.com/2016/02/master-post-tantangan-membaca-seveneves.html