The Scorch Trials [James Dashner]

The Scorch Trials

the-scorch-trials 
Penulis: James Dashner
Penerbit: Delacorte Press
Tebal: 360 halaman
Stew Score: Almost Sweet!

Icip-icip The Scorch Trials

Ternyata Thomas, Teresa dan para Glader belum aman. Setelah berhasil keluar dari labirin, mereka menemukan diri mereka terjebak dalam sebuah bangunan yang… Berisi beberapa kejutan. Sungguh malang nasib mereka, baru keluar kandang macan, eh, masuk kandang buaya.

Beberapa pertanyaan, seperti “kenapa Glader di tempatkan di Glade yang berada di tengah-tengah labirin penuh Griever?”, mulai terjawab. Timbul masalah baru, Teresa menghilang. Tanda dia pernah berada di situ hanya secarik kertas yang tergantung bertuliskan nama lengkap Teresa (karakter pertama yang disebutkan nama belakangnya) dan sebutannya yang mengejutkan: Pengkhianat.

Hilangnya Teresa diikuti dengan hilangnya komunikasi mereka melalui telepati. Kemampuan itu hilang gitu saja atau ada yang sengaja mem-block-nya?

Sebagai ganti gadis itu muncul bocah lelaki bernama Aris, yang juga berkemampuan telepati. Aris sama terkejutnya ketika mendapati dirinya menemukan/ditemukan Glader. Dia mengaku dirinya berasal dari grup B.
Apa, jadi ada dua grup? Berarti grupnya Thomas grup A? Berarti ada dua labirin?
Ya, ya, dan ya.

Perbedaan antara grup A dan grup B adalah Teresa menjadi satu-satunya cewek di grup A, dan Aris menjadi satu-satunya cowok di grup B.

Selain Aris, muncul orang lain, laki-laki dewasa, salah satu orang dari WICKED, yang kemudian para Glader sebut dengan sebutan Rat-man (lelaki berwajah tikus?). Dia-lah yang menjelaskan kenapa mereka ada di labirin. Dia juga yang menjelaskan bahwa labirin adalah rintangan pertama.
Tunggu dulu, rintangan pertama? Berarti…
Ya, ada rintangan kedua. Kata Rat-man, rintangan kedua adalah melintasi Scorch dengan garis finish The Safe Heaven (Tempat Aman? Surga?).

Karena tidak punya pilihan lain, dan ingin ini segera berakhir, jelas para Glader mengikuti apa yang dikatakan (atau diperintahkan) oleh Rat-man.

Ada beberapa masalah lain. Scorch adalah tempat penuh Cranks (semacam zombie) dan muncul tato tulisan di tubuh para Glader. Tato yang mengejutkan (siapa kalau bukan) tato milik Thomas: To Be Killed by Group B (nah lho?).

Dimanakah Teresa? Apakah Gladers dan Aris bisa melewati Scorch dan sampai di Safe Heaven? Dan bagaimana cara Thomas menghindari cewek-cewek dari grup B yang hendak membunuhnya?

Citarasa The Scorch Trials

Buku kedua ini, menurutku, mengalami penurunan kualitas. Sisi manisnya, sejak gigitan awal The Scorch Trials menawarkan ketegangan! Mungkin karena world buildingnya sudah banyak dijelaskan di buku pertama.

Bila kalian merasa adegan berdarah di The Maze Runner bikin ngeri (aku nggak tahu di versi terjemahan ya, kalau di versi aslinya adegan itu ditulis lumayan detail), maka di The Scorch Trials lebih parah. Rintangannya lebih kejam dan sadis! Aku jadi merasa iba pada Jake dan Frankie yang baru juga moentjoel udah… You-know, mengalami hal yang tidak terelakkan. Mana hal yang tak terelakkan itu… Kayak gitu lagi.

Seperti yang aku bilang di icip-icip, beberapa hal yang ditudungi (baca: ngegantung) mulai terkuak. Selain alasan mereka dikurung di Maze: mereka adalah Variables atau lebih mudahnya tikus percobaan yang dipantau oleh sejumlah ilmuwan, dimana respon mereka terhadap rintangan/ujian digunakan untuk mengumpulkan data demi keberlangsungan hidup manusia, Om Jimmy juga menjelaskan lebih lanjut mengenai badai matahari.

Badai matahari atau flare menimbulkan penyakit… Untuk jelasnya kalian mesti baca bukunya. Yang jelas mereka yang terinfeksi disebut dengan sebutan Cranks. Menurutku sendiri, Cranks itu menyerupai zombie. Tapi mereka masih bisa berpikir dan diberkahi kemampuan fisik yang keren (ya, kalian nggak salah baca).
Tidak hanya Aris dan Rat-man yang diperkenalkan, ada dua karakter lagi yang dikenalkan dan lumayan banyak berperan: Brenda dan Jorge, mereka berdua seorang Cranks. Gimana lagi melewati tempat penuh Cranks bila tidak berteman dengan mereka? #oops #sopiler

Terutama Brenda. Kemunculannya di The Scorch Trials porsinya cukup banyak. Dan aku bocorin dikit nih, dia jatuh cinta pada Thomas!

Bagi yang sudah baca The Maze Runner pasti sudah tahu bahwa Thomas dan Teresa terlibat hubungan asmara. Nah, ternyata formula young-adult (masa kini) yang “cinta segitiga” juga berlaku di seri ini. Bedanya, disini yang jadi tokoh centralnya cowok. Aku jadi penasaran, apa para fans seri ini akan bikin team Teresa dan Team Brenda, ya? Secara aku belum lihat bagdenya.

Rasa manis The Scorch Trials:
- Banyak aksi. Kalau divisualisasikan pasti keren banget!
- Adegan dikejar-kejar missing-nose Cranks. Suer, meski deg-degan, entah kenapa, aku malah tertawa terpingkal! (Hello, nose!) :lol: 

Rasa asam The Scorch Trials:
- (masih) tidak ada tokoh yang bisa disukai
- “memaksa” pembaca suka atau tidak pada seorang karakter melalui pendapat Thomas [bila dulu di TMZ berhasil, kali ini tidak. Mungkin aku sudah biasa (?)]
- banyaknya unsur trust dan believe yang diulang berulangkali
- alasan dibalik menggiring Thomas ke gas chamber (menurutku gunanya hanya agar Thomas tidur dan kilasan masa lalunya mengisi indera pengecap Pelahap Kisah)

Ya, di The Scorch Trials adegan-adegan di masa lalu muncul melalui mimpi Thomas. Hampir setiap dia tidur, kilasan masa lalu itu hadir. Agak aneh memang, seolah ada yang men-set bagian mimpi dalam otaknya.
Seperti novel seri lainnya, The Scorch Trials tentu saja menyisakan remah-remah yang mengganjal di tenggorokan. Sehingga pembaca, digiring penasaran, “terpaksa” mencari hidangan lanjutannya–meski hidangan ini, well, lumayan mengecewakan. Semoga versi filmnya lebih bagus.
Btw, The Scorch Trials merupakan buku dalam seri ini yang membuatku buka kamus lebih sering ketimbang dua buku lainnya.
Oh iya, hampir lupa. Kemasannya masih lumayan. Nggak keren banget, tapi nggak biasa juga. Berwarna cokelat, banyak gedung-gedung tinggi menjulang, ditingkahi oleh sambaran kilat, sangat menggambarkan isinya dengan baik.


0 comments:

Posting Komentar

 

I'm part of...

Follower

Berani ikutan?

http://feedmebook.blogspot.com/2016/02/master-post-tantangan-membaca-seveneves.html