The Books of Elsewhere: The Shadows

The Books of Elsewhere: The Shadows

Penulis: Jacqueline West
Penerbit: Ufuk Fiction
Tebal: 284 halaman
Seri: The Books of Elsewhere
Genre: Fantasi
Stew score: Yummy

Seberapa sering sih kisah fantasi yang berawal dari pindah rumah? Kalau aku, aku sering sekali menemukannya. Sama seperti kisah Olive Dunwoody, 11 tahun. Dia juga baru pindah ke rumah barunya yang, menurutnya, tampak suram dan menyeramkan. Seperti apa rumah barunya? Please welcomeeee....

Olive dari The Books of Elsewhere: The Shadows!

Apa kabar Olive?
Olive: Baik.

Boleh kamu ceritakan bagaimana rupa rumah barumu?
Olive: (mengangguk) jenis rumah lama yang ruangannya luas-luas. Berlantai tiga. Memiliki ruang bawah tanah yang menyeramkan. Dan banyak sekali lukisan-lukisan.

Aku dengar rumahmu itu dijual lengkap dengan isinya, sebab beberapa isinya tidak bisa dipindahkan. Salah satunya adalah lukisan.
Olive: Ya itu benar.
Aku juga dengar kamu sempat meminta ibumu memindahkan lukisan. Kenapa?
Olive: Sebab lukisan itu, pada saat itu membuatku takut. Ada bayangan berkelebat di dalam lukisan.

Pada saat itu... Berarti sekarang kamu tidak takut lagi?
Olive: Tidak. Sebab bayangan itu adalah temanku. Namanya Morton.

Bagaimana kalian berkenalan?
Olive: Aku masuk ke dalam lukisan itu.

Masuk--?? Tapi bagaimana bisa?
Olive: Dengan kacamata punya penghuni rumah sebelumnya. Aku menemukannya secara tak sengaja.

Morton ini, dia itu apa? Apa hanya lukisan yang hidup?
Olive: Dia mengaku sebagai anak laki-laki yang diculik oleh seseorang yang kemudian mengurungnya di dalam lukisan.

Terkurung?! Anak yang malang. Lalu kamu mengajaknya keluar dan kamu membebaskannya?
Olive: Aku mengajaknya keluar. Tapi tidak semudah itu. Sebab bentuknya... Tidak seperti manusia lagi.

Tapi kamu tahu kan cara menolongnya?
Olive: Aku masih mencaritahunya.

Aku yakin kamu pasti tahu caranya suatu hari nanti. Ada berapa banyak orang yang dikurung di dalam lukisan?
Olive: Lumayan banyak orang yang dikurung di Elsewhere.

Oh, jadi dunia dalam lukisan itu disebut Elsewhere. Dan kamu akan menyelamatkan mereka semua.
Olive: Tentu saja. Aku tidak boleh takut lagi, meski harus menghadapi penyihir jahat. Aku punya teman-teman kucing yang bisa bicara yang mau membantuku.

Semangat yang bagus, Olive. Aku doakan semoga kamu berhasil.

Olive dari The Books of Elsewhere: The Shadows!

Target pembaca: Children. 6 tahun ke atas. Bahasanya mudah dipahami. Konfliknya nggak rumit. Tidak ada adegan yang masuk kategori mengerikan. Adegan yang memiliki kemungkinan itu dibikin penulis menjadi sangat friendly untuk anak-anak.

P.S.
[1] Thank's to Sholkan yang telah meminjamiku buku The Books of Elsewhere: The Shadows yang menawan ini.

[2] Apa kalian merasa kalau "wawancara"-ku kali ini terasa tanpa klimaks? Sebab aku merasakannya.


Posting ini diikutkan dalam Reading Challenge::
| |


2 comments:

  1. Aku merasa wawancara ini kurang panjang kalau melihat wawancaramu dgn karakter novel lain ._.

    BalasHapus
  2. soalnya masalah di buku ini cuman satu doang. Aku takutnya malah jadi spoiler kalo dibikin panjang-panjang ._. Tapi malah anti-klimaks ya ._.

    BalasHapus

 

I'm part of...

Follower

Berani ikutan?

http://feedmebook.blogspot.com/2016/02/master-post-tantangan-membaca-seveneves.html