Darren Shan: The Vampire's Assistant

Darren Shan: The Vampire's Assistant

Penulis: Darren Shan
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 232 halaman
Seri: The Saga Darren Shan #2
Genre: Fantasi - Supernatural (vampire) - Suspense
Stew score: Almost - Delicious!
Target: Young - adult (16 tahun ke atas). Meski mendapat label sebagai children book, buku ini menampilkan kengerian atau gore yang cukup seram dan bikin bulu kuduk(ku) merinding hula-hula (? - disko udah biasa soalnya)

Sececap Darren Shan: The Vampire's Assistant

Hidup baru sebagai setengah vampir tidaklah mudah bagi Darren Shan. Dia harus meninggalkan kehidupan lamanya, meninggalkan keluarga dan teman-temannya. Dia tidak boleh punya teman (baru) manusia. Dan dia mesti minum darah manusia untuk bertahan hidup!


Hal-hal itu juga buat Darren makin benci dengan Mr. Crepsley, vampir yang mengubahnya jadi setengah vampir. Darren terpaksa menerima dua hal pertama (demi kebaikan bersama), tapi untuk yang terakhir, dia menolak. Dia tak mau minum darah manusia!

Didorong oleh rasa bersalah, Mr. Crepsley mengajaknya ke Cirque du Freak.

Di sana Darren akhirnya mendapatkan teman. Tidak hanya satu, tapi tiga! Dua diantaranya manusia! Perlu dicatat, dua manusia itu bukan anggota Cirque.

Namun ada kejadian mengerikan terjadi. Kejadian yang membuat Darren mau tak mau harus mengisap darah manusia!

Citarasa Darren Shan: The Vampire's Assistant

Sebenarnya aku ingin sekali "mengundang" Darren Shan ke Story Eater Tales, seperti saat membicarakan "autobiografi" pertamanya, tapi karena kejadian yang tidak mengenakkan itu... Yang melibatkan darah, aku dan segenap crew Story Eater Tales... Setuju untuk menunda "wawancara"-nya di "autobiografi"-nya selanjutnya.

Kita lewati bagian covernya, karena... Yah, aku tak begitu tertarik dengan covernya yang biasa saja.

Tapi jangan tertipu dengan penampilannya, sebab sangat sulit untuk meletakkan buku ini! Meski tak ada romance, karena "mendapat label" sebagai buku anak-anak (British), buku ini amat sangat seru!!

Ditambah lagi deskripsi vampirnya, world buildingnya, rentetan kejadiannya, amat sangat believeable atau mudah dipercaya dan ada kemungkinannya terjadi di dunia nyata. Jangan kaget juga kalau menemukan adegan yang bikin miris, sebab... Meski novel serial ini bertema fantasy settingnya menggunakan dunia nyata yang, well, merupakan "dystopia" sebenarnya (jika kalian tahu maksudku).

Udah segitu aja... Aku rasa. Karena padatnya konflik, aku rasa tak usah panjang-panjang. Takutnya kalau kepanjangan malah ada sop iler yang nyempil.

P.S.
Novel yang aku kasih rating almost perfect ini, sempat membuat mataku berembun.

Posting ini diikutkan dalam Reading Challenge::
| div>

4 comments:

  1. Buat aku yang satu ini justru lebih datar dari buku lain :)) Gara-gara R.V. Charna guts, aku gak suka cara ngomongnya. Atau mungkin emang dibuat begitu sama penerjemahnya :p

    Matanya berembun ya? *uhuk *sodorin tissue

    BalasHapus
  2. hanya gara-gara R.V.? Emang cara ngomongnya orang yang suka "hijau" emang gitu. Persis kayak salah satu character di film Disney Cars.

    BalasHapus
  3. Enggak juga sih. Tapi R.V. ini salah satu penyebabnya....
    Tapi sekian tahun berlalu, dia berubah *ngomporin *berharap mas Jun kena sop iler :p

    BalasHapus
  4. Kalau nggak ada bukunya ya malas batja :))

    BalasHapus

 

I'm part of...

Follower

Berani ikutan?

http://feedmebook.blogspot.com/2016/02/master-post-tantangan-membaca-seveneves.html