Tunnels of Blood by Darren Shan

Tunnels of Blood

Penulis: Darren Shan
Penerbit: Collins
Tahun terbit: 2000
Tebal: 98 halaman
Seri: The Saga of Darren Shan / Cirque du Freak #3
Genre: Fantasi - Supernatural - Adventure - Romance
Stew score: Sweet!
Target: Teen (13 tahun ke atas!)

Sececap Tunnels of Blood

Namanya Darren Shan. Dulu ia hidup sebagai manusia. Hingga ia berurusan dengan Mr. Crepsley yang kemudian mengubahnya menjadi bocah setengah-vampir—atau setengah-manusia, tergantung perspektif kalian.

Hidupnya mulai berubah sejak saat itu.

Ia menjadi asisten Mr. Crepsley dan tinggal dan bekerja sebagai bagian sirkus keliling yang menamai diri dengan Cirque du Freak.

Suatu hari, Mr. Crepsley mengajak Darren pergi ke sebuah kota. Karena tahu ia akan mati kebosanan karena ditinggal sendirian, ia pun mengajak sahabatnya di Cirque, Evra, si bocah ular. Dan untungnya, Mr. Crepsley merasa ide Darren itu bagus.


Pada awalnya, tak ada apapun yang terjadi di kota kecil bersuasana melankolis itu. Darren dan Evra yang tak pernah diberitahui apa tujuan Mr. Crepsley di kota itu memutuskan untuk menikmati "liburan dadakan" itu (tidak lagi bersih-bersih, tidak lagi mencarikan makan makhluk-makhluk mini, tidak perlu tampil menghibur pengunjung sirkus). Malahan, Darren sempat berkenalan dengan gadis lokal yang manis dan... Menjalin hubungan dengannya.

Hingga, televisi lokal mengabarkan penemuan kumpulan mayat di sebuah gedung. Mayat yang darahnya disedot sampai habis!

Hanya vampir yang bisa melakukan itu!

Sementara itu Mr. Crepsley sering menghilang sejak dia bangun dan kembali beberapa menit sebelum fajar menyingsing. Mungkinkah Mr. Crepsley pelakunya?

Citarasa Tunnels of Blood

Sejauh aku membaca serial ini, baru di buku ketiga ini aku menemukan kisah romansa. Setelah di buku pertama dan kedua disuguhi aroma cinta keluarga dan persahabatannya, buku ketiga yang diberi judul Tunnels of Blood memberi bau yang baru. Mungkin disesuaikan dengan umur Darren.

Tapi tenang (bagi romance-haters), tidak sampai "seberat" novel YA atau dewasa kok. Cinta-cintaannya masih ala-ala puppy love atau cinta monyet. Dan cukup lucu karena Darren masih... Cukup baru dalam urusan yang melibatkan hati ini.

Lagipula, romansa adalah hal yang pasti ada dan dibutuhkan semua orang, termasuk Darren yang setengah vampir, yang bagi keluarganya jasadnya dianggap telah menjadi penghuni tanah permakaman, yang mesti menjaga jarak dengan manusia.

Intinya, jangan salahkan Darren karena haus akan kasih sayang.

Tapi, walau begitu, keberadaan romansanya ini jadi memudahkanku menebak bagaimana kisah ini bakal berakhir. Mr. Shan, sang penulis, beberapa kali mencoba menghadirkan putaran, tapi putarannya tak berhasil pada diriku. Aku masih tetap bisa menebak bagaimana klimaks dan ending dari buku Tunnels of Blood ini.

Jadi, secara keseluruhan, Tunnels of Blood buku yang lumayan. Menghibur dan beberapa "bantah-bantahan" antara Darren dan Mr. Crepsley sangat menarik untuk disimak. Sikap malu-malu Darren pada gadis yang ditemuinya juga cukup mengundang tawa, dan mungkin bakal mengingatkan pada diri kita saat kita pertama kali naksir seseorang, hahah.

Oh, kalian penasaran kenapa diberi judul Tunnels of Blood atau dalam bahasa Indonesia; Terowongan Darah? Tentu saja karena dalam cerita ini melibatkan terowongan. Tapi kenapa terowongan itu berdarah? Apakah terowongan itu mengalami siklus bulanan? #eh #ditimpukensiklopedia yang pasti yang menjadi lokasi berdarah adalah terowongan.

Dan hanya itu yang bisa aku katakan mengenai tema utamanya.

Untuk penjelasan dunia vampirnya, di buku ini ada beberapa tambahan. Kayak semisal, bagaimana cara membedakan vampir dan vampaneze (vampir penghisap darah korbannya hingga habis atau membunuh korbannya) dan kenapa vampir hanya menghisap sedikit darah korbannya.

Oh ya, tiap kali membaca novel-novel Darren Shan, entah kenapa, aku kadang merasa ngeri sendiri. Padahal tak ada detail yang bikin ngeri atau adegan yang memfasilitasi kemunculan makhluk-makhluk seram. Buat yang juga baca serial Darren Shan, apa kalian juga merasakan hal yang sama?

Posting ini diikutkan dalam Reading Challenge::
| | read big

0 comments:

Poskan Komentar

 

I'm part of...

Follower

Berani ikutan?

http://feedmebook.blogspot.com/2016/02/master-post-tantangan-membaca-seveneves.html