Cast A Harry Potter Spell


Nemu survey ini dari blognya kak A.S. Dewi, Through Tinted Glass, yang orangnya "humoris" itu lho. Jangan menganggap itu ledekan, tapi saya berani bersumpah kalau setiap berkunjung ke blog beliau (kesannya gimana gitu pakai sebutan ini xD ) dan tiap kali membaca tulisan beliau saya selalu sukses ketawa dan ketika (soalnya Tiwi udah hengkang dari T2 makanya jadi ketika #eh). Padahal beliau mengaku bukan tipe orang yang suka buku lucu.

Oke, aku rasa kini saatnya masuk ke survey. Oh iya, nyaris lupa. Survey ini diadaptasi dari blog Flip That Page. Dan beberapa materi seperti huruf untuk mantra di-copas langsung dari Through Tinted Glass.



Reparo
fixes damaged objects

Buku yang membutuhkan banyak perbaikan: Chronicles of Willy Flarkies karya Satrio Wibowo.
Sejujurnya idenya cukup oke dan terdengar (atau terbaca?) menjanjikan. Tapi eksekusinya... yah, aku menyerah ketika sampai beberapa bab saja.

Lumos
creates a narrow beam of light

Buku yang seharusnya mendapatkan banyak perhatian: Blindness by Jose Saramago.
Agak bingung mau pilih buku apa. Tapi kemudian aku teringat dengan buku ini, yang kutemukan secara tak sengaja ketika mengobrak-abrik daftar buku-buku dystopia terbaik di Goodreads, dan, katakanlah, jarang nemu pembaca buku Indonesia yang "ketahuan" membaca buku ini. Mungkin karena buku ini buku lama. Mungkin juga karena aku kurang "gaul."

Nox
counters the effects of Lumos

Buku yang mendapatkan perhatian yang berlimpah: Divergent by Veronica Roth.
Alasannya sama seperti jawabannya kak A.S. Dewi: Fansnya banyak, rating goodreadsnya tinggi. Dan ya, buku yang penuh dengan aksi-aksi yang, katakanlah, menegangkan. Tapi... bagiku buku ini terlalu "sinetron." Dan kalau menurutku, meski pembaca tidak membaca narasinya alias cuman dialognya saja, mereka tetap akan paham dengan jalan ceritanya.

 Accio
summons an object from a significant distance
Buku yang ditunggu-tunggu kehadirannya: Ready Player One by Ernest Cline (lho, bukannya buku itu udah terbit?)Maksudnya aku tunggu-tunggu kehadirannya untuk nangkring di "rak buku"-ku :)) Tapi kalau tidak boleh ya, Absolute Midnight by Clive Barker versi terjemahan. Alasannya sederhana, karena dua buku prekuelnya juga versi terjemahan.

Alohomora
opens unlocked doors, unless bewitched

Buku yang pengennya tidak kamu pandang sebelah mata: Semua buku non-fiksi.
Entahlah. Tiap baca buku-buku non-fiksi bawaannya sudah "takut" duluan. Mungkin... karena isinya hal-hal yang memang ada di dunia nyata, sementara alasanku membaca adalah ingin rehat sejenak dari dunia nyata.

Expecto Patronum
conjures an incarnation of positive feelings

Buku yang membuatmu merasa senang, bahkan hingga bikin kamu meneteskan air mata: Banyak ini, yang terakhir sih The Ask and The Answer by Patrick Ness.
Salah satu karakternya sukses bikin aku patah hati. Alasannya apa? Kalau kalian begitu penasaran kalian bisa mencari tahunya dengan membaca reviewku =P #promositerseloeboeng

Morsmordre
conjures the Dark Mark

Buku yang kamu harapkan jadi buku favoritmu: Banyak! Tapi yang kepikiran saat ini Every Day by David Levithan.
Sudah baca prekuelnya, yang Six Earlier Days dan... suka pakai sekali. Juga sudah baca kilasannya (baca: blurb) dan tampaknya buku ini menjanjikan untuk jadi salah satu buku favoritku.

Petrificus Totalus
petrifies victim

Buku yang ingin kamu simpan selamanya: Banyak! Tapi mungkin yang paling nggak tega aku lepas itu Six Earlier Days by David Levithan.
Sayang sekali buku ini, atau novella ini, atau short-story ini, dibikin dalam bentuk ebook saja. Pas aku baca ini untuk pertama kalinya, aku sama sekali tidak berekspektasi apa-apa. Hanya penasaran, seperti apa sih kisahnya, seperti apa sih si A ini berganti-ganti tubuh setiap harinya dan "mencuri" sehari kehidupan orang yang dirasukinya. Tapi tak tahunya... betapa banyak cinta di buku ini. Cinta secara universal.

Protego
shield charm

Buku yang katanya bagus banget tapi masih belum berani kamu baca: 1Q84 by Haruki Murakami.
Mungkin karena aku takut penasaran setengah mati sebab belum memiliki buku jilid 3-nya (iya, aku punyanya yang versi terjemahan, yang dipecah jadi tiga itu). Hampir semua teman bilang, buku ini bagus. Meski berat. Dan katanya ini buku ada hubungannya dengan buku dystopia paling terkenal di pelosok Bumi: 1984 karya George Orwell. Seandainya buku ini tak memenuhi ekspektasiku... tak terbayangkan betapa kecewanya diriku. Apalagi aku sudah... ah, sudahlah :)))

Riddikulus
used against a boggart

Buku yang punya sinopsis menipu (sinopsis "Oke banget" tapi ternyata isinya...) : Spiral: Invasi dari Perut Bumi karya Roderick Gordon dan Brian Williams.
Buku yang punya kilasan yang oke-oke-oke banget. Langsung bikin aku penasaran setengah mati dan bikin aku tak tahan pengen segera menggerayanginya (baca: menikmati tiap kalimat yang tercetak di dalamnya). tapi ternyata... kalau tidak demi sahabatku, aku mungkin malas menyelesaikan buku ini.

Lacarnum Inflamarae
shoots fireballs

Buku yang pengen banget kamu lupakan selamanya: On The Road by Jack Kerouac.
Hingga kini aku belum ngerti juga sebenarnya buku ini soal apa sih. Okelah ini salah satu sastra Amerika yang hebat. Mengilhami sesuatu yang katakanlah fantastis. Sekelar baca buku ini, aku semacam kena "mabok buku," dan mesti membaca banyak buku-buku "ceria" sebelum kembali menyemplungkan diri dalam buku berbagai genre. Seandainya aku tidak memasukkannya ke dalam tantangan baca yang aku ikuti, seandainya aku tidak terbujuk oleh iming-iming bahwa ini salah satu buku perjalanan terbaik sepanjang masa dan telah difilmkan, mungkin... mungkin...

Wingardium Leviosa
levitates objects

Buku yang pengen kamu baca ulang: Banyak sekali. Walau sekarang aku sedang baca ulang Catching Fire-nya Suzanne Collins (dan aku baca amat sangat perlahan).
Seandainya tidak terbentur oleh waktu mungkin....

Avada Kedavra
causes instant death

Buku terburuk sepanjang masa: Insurgent by Veronica Roth.
Mungkin ini masalah selera saja. Bagiku buku ini amat sangat terlalu "sinetron" sekali. Mana di sepanjang buku banyak "penyangkalan" untuk membuat tindakan para tokohnya itu terkesan masuk akal.

Stupefy
puts victim in unconscious state

Buku yang mana salah satu babnya terasa kurang panjang: Sejauh ini belum ada.


Confundo
causes befuddlement or forgetfulness

Buku yang membuatmu bingung setengah mati: Bridget Jones's Diary by Helen Fielding.
Karena On The Road sudah, maka jawabanku jatuh pada buku ini. Banyak yang suka buku ini, dan filmnya juga bagus (aku sudah menontonnya, dan merupakan salah satu hal yang bikin aku penasaran dengan bukunya), tapi aku bukan salah satunya. Dari awal sampai akhir aku tidak mengerti, sebenarnya apa sih yang ingin disampaikan lewat buku ini selain kehidupan pribadi tokoh utamanya yang... jujur ya, membosankan sekali.


Crucio
inflicts unbearable pain

Buku yang pengen cepat diselesaikan (saking bikin betenya): Maryamah Karpov karya Andrea Hirata.
Jujur buku yang mengecewakan. Memang sih memberi banyak pengetahuan, yang bikin bosan setengah mati, dan bikin aku jatuh tertidur berulang kali, tapi dari segi cerita tidak jelas mau dibawa kemana. Padahal ini buku terakhir dari tetralogi lho.

Episkey
heals relatively minor injuries

Buku yang kamu nikmati tiap kalimatnya: The Book Thief by Markus Zusak.
Pada awalnya, aku kebingungan ketika membaca buku ini. Tapi setelah berobat ke Off Clinic membaca review salah satu teman, aku balik baca dari awal, dan tidak menyangka buku ini sangat amat humoris. Padahal yang diceritakan oleh naratornya adalah kisah yang sendu.

Expelliarmus
temporarily disarms an opponent

Buku yang salah satu karakternya bikin kamu meleleh: Jane Eyre by Charlotte Bronte.
Sejak bab-bab awal, aku sudah jatuh cinta pada Jane Eyre. Dia kuat (meski tak sekuat cewek-cewek novel YA dystopia), pemberani, pintar tapi sekaligus rapuh, yang bikin aku ingin melindunginya.


Impedimenta
impedes target’s progress

Buku yang bikin kamu begadang sampai pagi: The Half-Blood Prince by J.K. Rowling.
Banyak sebenarnya yang bikin aku begadang, tapi kebanyakan biasanya tidak sampai pagi. Biasanya aku sudah jatuh tertidur sekitar jam 3-4. Tapi hanya buku ini yang bikin aku betah hingga melek sampai jam 6 pagi. Dan itu pun tinggal beberapa bab lagi (kurang dari 10) sebelum aku akhirnya memutuskan untuk mengistirahatkan diri sebentar.


Silencio
immediate silencing

Buku yang setelah kelar membacanya bikin kamu tak bisa berkata-kata: semua buku, secara aku membaca buku itu di dalam hati (bukan itu kali, Jun, maksudnya -_-" ) Nah, karena The Book Thief  dan Jane Eyre sudah, maka aku jawab The Help by Kathryn Stockett.
Saat sampai di halaman terakhir, aku sampai mengecek apakah halaman selanjutnya lepas. Maksudku, masa kisahnya berakhir cuman sampai di situ?! >.<

Legilimens
allows you to delve into someone’s mind

Buku yang memiliki seorang karakter yang kuat: The Hunger Games by Suzanne Collins.
Tidak kembar dong, kan tadi aku jawabnya Catching Fire :)) Lagipula, karena bacaanku belum gitu banyak, menurutku baru cuman Peeta doang yang karakternya kuat dan sulit dilupakan.

Levicorpus
a spell that turns you upside down

Buku yang mana karakternya kamu suka di buku pertama tapi kemudian kamu membencinya di buku sekuelnya (berlaku sebaliknya): Harry Potter and The Deathly-Hallows by J.K. Rowling.
Sejak buku pertama, aku kurang gitu suka dengan keluarga Malfoy. Habis gimana ya, Tante Jo itu lumayan piawai dalam mempengaruhi orang. Ditambah lagi dia tidak menunjukkan sisi putih para tokoh hitam, sebelum menginjak buku-buku terakhir. Tapi di buku terakhir, beuh, penilaianku akan Narcissa Malfoy yang buruk langsung aku hapus. Dia... mungkin dia suka memanjakan anaknya, tapi dia ibu dan istri yang baik. Yang mana mementingkan kepentingan keluarganya.


Obliviate
used to hide memories

Buku yang ceritanya sulit atau tidak bisa kamu ingat (meski telah mencobanya) : Fashionista by Lynn Messina.
Kecuali nama tokoh antagonisnya (yang nyaris mirip dengan nama bibinya Dudley Dursley), dan bahwa aku membacanya saat aku duduk di bangku kelas 3 MTs, aku tidak ingat apa-apa lagi soal buku itu.


Peskipiksi Pesternomi
useless spell

Buku yang tidak memberimu efek selain kebosanan akut: Boleh jawab buku pelajaran tidak? :)))
Cukup banyak sebenarnya, tapi yang paling aku inget itu The Sisterhood of Traveling Pants by Ann Brashers. Saking bosannya, aku sampai menyerah bahkan sebelum bab pertama kelar.

Reducto
breaks through solid objects

Buku yang bikin kamu jatuh cinta pada sebuah genre (genre yang sama dengan buku tersebut): Mockingjay by Suzanne Collins.
Karena The Hunger Games dan Catching Fire sudah tercetak di atas, maka judul ini menjadi jawaban untuk pertanyaan kali ini. Bukan sebuah cara curang dalam menjawab, tentu saja, secara pertanyaan aslinya (dalam bahasa Inggris) tertera "A" yang berarti sebuah :)) *yang kemudian mengilhami untuk menulis judul lain dalam buku Harry Potter*

Terlepas dari pembenaran yang aku lakukan, The Hunger Games installment membuatku melek akan genre dystopia.


Rictusempra
tickling spell

Buku yang membuatmu terpingkal-pingkal: Banyak. Salah satunya yang selalu sukses bikin aku tertawa adalah seri Tuilet Songong karya Oben Cedric. Salah satu scene yang tak bisa kulupakan ada di buku ke-tiga, E'pliss. Selalu berhasil bikin aku ngakak mesti telah hapal tiap katanya.

Sectusempra
offensive spell that violently wounds the target

Buku yang membuatmu ketakutan setengah mati: Sejauh ini belum ada. Mungkin buku horror. Tapi ketakutan di sini tampaknya bukan jenis ketakutan seperti itu. Lebih pada takut bila hal yang ada pada buku itu terjadi pada kehidupanmu.

Tarantallegra
makes you dance uncontrollably

Buku terakhir dalam seri yang (pernah) membuatmu cenat-cenut pengen segera membacanya: Jawabannya sudah ada di atas sih, Mockingjay sama Harry Potter dan Relikui Kematian. Tapi karena tak boleh sama maka jawabanku, Inheritance by Christopher Paolini. Pada awal kemunculannya, aku sempat galau berhari-hari. Sudah punya sih ebooknya dalam bahasa asli, tapi karena awalnya baca bahasa Indonesia jadinya pengen juga baca ini dalam bahasa Indonesia. Pernah aku punya uang seharga buku ini, tapi aku mesti menahan membelanjakan uang itu sebab ada seorang sahabat yang katanya bakal menghadiahiku buku tersebut.

Bombarda Maxima
causes an explosion that breaks through obstacles

Buku yang bikin kamu merasakan banyak emosi hingga kalau dibiarkan lebih lama lagi bikin kamu meledak karenanya: Apa ya? Mungkin Eon by Alison Goodman. Buku itu menimbulkan banyak emosi ketika aku membacanya bulan Juni tahun lalu. Ikut senang ketika Eon mendapatkan kemujuran, ikut berdebar-debar saat rahasianya nyaris terbongkar, ikut ketakutan saat rahasia itu terbongkar yang itu artinya mengantarkan kepalanya langsung ke tiang gantungan!

Finite Incantatem
nullifies other spells

Buku yang kamu kira bakal tidak kamu sukai, tapi kemudian saat menutup lembar terakhirnya melebihi ekspektasimu, bahkan malah jadi salah satu favoritmu: Mungkin Prada and Prejudie by Mandy Hubbard. Mendapatkannya dulu sebuah kesalahan (salah beli gara-gara judulnya mirip buku yang hendak kubeli) tapi setelah membacanya dan ternyata... seru. Alhasil buku ini meluncur jadi salah satu buku yang aku rekomendasikan untuk dibaca semua orang!

Dan mantra Finite Incantatem mengakhiri survey yang unik ini. Merasa tertantang untuk ikutan menjawab? Jadi, kenapa bengong saja? Buruan copas pertanyaannya, juga gambarnya, dan jangan lupa sertakan link ke Flip That Page, dalam posting jawabanmu! =D

1 comments:

  1. Sayang buku yang kubaca belum banyak. Karena bisa bisa Darren Shan Saga masuk semua XD

    Bener bener big fan Christopher Paolini dan Suzanne Collins :)

    *lalu menambah wishlist*

    BalasHapus

 

I'm part of...

Follower

Berani ikutan?

http://feedmebook.blogspot.com/2016/02/master-post-tantangan-membaca-seveneves.html