Pasangan Detektif by Agatha Christie

Pasangan Detektif

Penulis: Agatha Christie
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: 1991
Tebal: 334 halaman
Judul Asli: Partners in Chrime
Seri: Tommy and Tuppence #2
Genre: Misteri - Suspence - Komedi - Short Story - Klasik
Stew score: Yummy!
Target: Young - Adult (15 tahun ke atas)

Sececap Pasangan Detektif

Tuppence dilanda bosan. Bukannya ia tak suka dengan kehidupan barunya menjadi Mrs. Beresford, tapi hidupnya yang bagai jalan mulus tanpa ada batu kerikil terasa biasa saja. Ia butuh getaran. Ia butuh debaran. Ia butuh keseruan yang membuat seluruh syarafnya dialiri adrenaline.

Bak gayung bersambut, atasan Tommy, suami Tuppence, dengan bakat yang mereka berdua miliki, memberi kesempatan mereka berdua untuk menyamar menjadi detektif. Menggantikan detektif asli yang kini ditahan oleh pihak kepolisian.

Dan saat kantor detektif swasta itu dipegang mereka, nama detektif yang mereka "pinjam" jadi terkenal. Banyak kasus yang menghampiri mereka. Termasuk kasus yang merupakan tujuan mereka mendapatkan "kegiatan" itu dari atasan Tommy. Bahkan beberapa dari kasus yang mereka tangani menempatkan nyawa mereka sebagai taruhannya!

Citarasa Pasangan Detektif

Novel Agatha Christie keempat yang aku baca. Dan sejauh ini, Pasangan Detektif ini-lah yang paling aku suka!

Waktu awal-awal baca Pasangan Detektif, baru masuk bab dua tepatnya, aku menemukan "short-story" di jajaran genre buku berjudul asli Partners in Chrime ini di Goodreads. Tentu saja hal itu menyulut rasa penasaranku: Kenapa ada genre itu? Sepanjang aku membaca buku ini hingga dua bab, tak terlihat sama sekali kalau buku ini kumpulan cerpen.

Namun, setelah membaca beberapa bab lagi, aku tidak ragu lagi bahwa Pasangan Detektif aka Partners in Chrime ini memang tak salah dilabeli sebagai kumcer, dengan benang merah Tommy dan Tuppence sebagai tokoh utamanya. Tiap bab bisa (kecuali mungkin dua bab awal) berdiri sendiri. Dan cara pemotongannya memang mirip dengan gaya penulisan cerpen. Memberikan kebenaran tapi tidak memberi penjelasan secara mendetail.

Yang tidak aku antisipasi adalah bahwa kumcer ini bolak-balik membuatku tertawa terbahak-bahak. Terutama interaksi suami-istri Beresford. Coba baca percakapan antara Tommy dan Tuppence ini:

"Bayangkan, betapa mendebarkannya seandainya kita mendengar ketukan keras di pintu—lalu kita membukanya—dan ternyata ada lelaki sempoyongan yang mati."

"Kalau dia mati tak akan sempoyongan," kata Tommy dengan kritis.

Menuliskan saja membuatku terpingkal-pingkal lagi xD

Secara keseluruhan, karena memang tak ada lagi yang perlu dikomentarin lagi, Pasangan Detektif bacaan yang menghibur—dalam arti sebenarnya. Tentu saja unsur misteri, suspence, dan thrillernya tetap ada. Namanya juga novel detektif. Tapi humornya yang berlimpah, membuatku kepincut mencari semua seri pasangan Beresford ini, memberi Partners in Chrime ini nilai plus di mataku.

Oh iya, nyaris kelupaan. Di Pasangan Detektif, Tommy dan Tuppence ini gemar sekali membaca novel-novel detektif terkenal. Salah satunya adalah karangan Opa Artie (baca: Sir Arthur Conan Doyle). Juga novel karangan Oma Agie (baca: Agatha Christie) sendiri yang tokoh utamanya sahabat Captain Hastings. Terkadang mereka bertingkah konyol dengan menirukan para tokoh detektif-detektif fiksi itu :))

Posting ini diikutkan dalam Reading Challenge::

2 comments:

  1. samaa, suka juga sama Tommy and Tuppence, pertama kali baca di N or M? tapi di N or M? banyakan sisi so sweet-nya dari mereka berdua.. hehehee :D pengen baca ini juga :))

    BalasHapus
  2. Wah, jadi pengen ngoleksi seri yang ini. Mana cuman dikit bukunya :D

    BalasHapus

 

I'm part of...

Follower

Berani ikutan?

http://feedmebook.blogspot.com/2016/02/master-post-tantangan-membaca-seveneves.html