The Tales of Peter Rabbit by Beatrix Potter

The Tales of Peter Rabbit

Penulis: Beatrix Potter
Penerbit: Gutenberg Project
Tahun terbit: 1904 (pertama kali), 2005 (di situs Gutenberg.org)
Tebal: 1 halaman situs (baca online di sini)
Seri: Peter Rabbit Universe
Genre: Fantasi - Fabel
Stew score: Sugar - Free
Target: Children (4 tahun ke atas!)

Sececap The Tale of Peter Rabbit

Suatu hari, sebelum pergi, Mrs. Rabbit tua berpesan pada ketiga anaknya agar tidak bermain di kebun Mr. McGregor. Ketiga anaknya menurut. Mereka hanya bermain di sekitar lubang atau rumah mereka.

Kecuali Peter.

Peter tak mengindahkan pesan ibunya dan menyelinap masuk ke kebun Mr. McGregor. Dan karena hal tersebutlah dia terancam menjadi bagian dari makan malam keluarga McGregor.


Citarasa The Tale of Peter Rabbit

Pesan moral dalam kisah ini: Dengarkanlah nasihat orangtuamu.

===========

The Tales of Benjamin Bunny
Penulis: Beatrix Potter
Penerbit: Gutenberg Project
Tahun terbit: 1904 (pertama kali), 2004 (di situs Gutenberg.org)
Tebal: 1 halaman situs (baca online di sini)
Seri: Peter Rabbit Universe
Genre: Fantasi - Fabel
Stew score: Sugar - Free
Target: Children (4 tahun ke atas!)

Sececap The Tale of Benjamin Bunny
Benjamin adalah sepupu Peter Rabbit.

Suatu hari, Mr. dan Mrs. McGregor pergi keluar dengan mengendarai kendaraan. Benjamin melihat kepergian mereka. Segera dia mengunjungi rumah bibinya, Mrs. Rabbit, ibu dari Peter. Mungkin untuk memberitahukan hal yang baru saja tertangkap indera penglihatannya.

Namun, setelah sampai di dekat rumah Bibinya, dia mengurungkan niatnya dan malah memutari pohon fir di mana kemudian dia menemukan sepupunya, Peter.

Benjamin yang melihat kondisi Peter, yang berselimutkan saputangan merah seperti habis diapa-apain (?), menanyakan penyebab kondisinya. Peter menceritakan pengalamannya di kebun Mr. McGregor.

Bersama-sama mereka kemudian kembali ke kebun manusia tersebut dan menemukan kemalangan menyambut kedatangan mereka.

Citarasa The Tale of Benjamin Bunny
Bisa dibilang buku ini merupakan sekuel dari The Tale of Peter Rabbit.

Pesan moral: Anak nakal/bandel akan mendapat pelajaran (?)

===========

The Tales of Mrs. Tiggy-Winkle
Penulis: Beatrix Potter
Penerbit: Gutenberg Project
Tahun terbit: 1905 (pertama kali), 2005 (di situs Gutenberg.org)
Tebal: 1 halaman situs (baca online di sini)
Seri: Peter Rabbit Universe
Genre: Fantasi - Fabel
Stew score: Sugar - Free!
Target: Children (4 tahun ke atas!)

Sececap The Tales of Mrs. Tiggy-Winkle
Suatu hari, Lucie, seorang gadis kecil yang tinggal di peternakan Little-Town, kehilangan saputangannya. Tidak hanya satu, tapi banyak saputangan.

Dia kemudian mencoba mencarinya. Menanyai beberapa binatang yang ditemuinya. Hingga suatu saat matanya menangkap kilasan warna putih di atas rerumputan.

Lucie mencoba mengejarnya secepat kakinya bisa membawanya. Tanpa disadarinya dia telah keluar dari peternakan dan mendapati dirinya telah tersesat.

Gawat, bagaimana dia bisa pulang?

Untung saja dia ketemu dengan Mrs. Tiggy-Winkle. Seorang landak baik hati yang akan menuntunnya menemukan saputangannya yang hilang—juga jalan pulang.

Citarasa The Tales of Mrs. Tiggy-Winkle
Pesan moral: Tangan kanan memberi, tangan kiri tak boleh tahu.

===========

The Tales of Mr. Jeremy Fisher
Penulis: Beatrix Potter
Penerbit: Gutenberg Project
Tahun terbit: 1906 (pertama kali), 2005 (di situs Gutenberg.org)
Tebal: 1 halaman situs (baca online di sini)
Seri: Peter Rabbit Universe
Genre: Fantasi - Fabel
Stew score: Sugar - Free
Target: Children (4 tahun ke atas!)

Sececap The Tales of Mr. Jeremy Fisher
Mr. Jeremy Fisher hendak menjamu kedua tamunya. Karena dia ingin mempersembahkan hidangan ikan, dia pun pergi ke danau terdekat dan memancing.

Tapi ternyata memancing bukanlah pekerjaan yang mudah. Bahkan kegiatan tersebut nyaris merenggut nyawa Mr. Jeremy Fisher.

Citarasa The Tales of Mr. Jeremy Fisher
Aku butuh dua kali baca untuk menangkap pesan moralnya. Dan entah bagaimana aku bisa menemukan lebih dari satu pesan.

Pesan moral: Nyawa lebih berarti ketimbang gengsi | Jangan takut mengakui sesuatu yang tak bisa kamu usahakan | setelah mengalami hal yang mengancam jiwa, entah kenapa makanan jadi terasa enak—alias melakukan hal yang dulunya tak pernah dilakukan: bersyukur.

===========

The Tales of Tom Kitten
Penulis: Beatrix Potter
Penerbit: Gutenberg Project
Tahun terbit: 1907 (pertama kali), 2005 (di situs Gutenberg.org)
Tebal: 1 halaman situs (baca online di sini)
Seri: Peter Rabbit Universe
Genre: Fantasi - Fabel
Stew score: Sugar - Free
Target: Children (4 tahun ke atas!)

Sececap The Tales of Tom Kitten
Dahulu kala hiduplah tiga anak kucing bernama Mittens, Tom Kitten, dan Moppets. Mereka itu, namanya juga anak-anak, suka bermain-main hingga membuat badan mereka kotor.

Suatu hari, ibu mereka, Mrs. Tabitha Twitchit, mengundang teman-temannya ke rumah untuk minum teh. Jadi, dia memanggil ketiga anaknya dan memandikan mereka, serta memakaikan pakaian bagus pada mereka, sebelum teman-teman Mrs. Tabitha datang.

Apakah acara minum teh akan berjalan lancar? Apakah anak-anak kucing akan bertingkah sebagai mana mestinya?

Citarasa The Tales of Tom Kitten
Err... Meski aku baca bolak-balik, aku tidak bisa menangkap pesan moral (untuk anak-anak) di kisah Tom Kitten ini. Apa mungkin pesan moralnya adalah... Jangan nakal, turuti nasihat orangtuamu, kalau tidak ingin kehilangan sesuatu? Atau mungkinkah pesan moralnya... Kembalikan barang yang bukan hakmu—walau barang tersebut sangat pantas untukmu. Sesungguhnya barang (yang kamu akui) tersebut, bersifat tidak kekal?

Kalimat yang kedua kayak jenis tulisan yang biasa tercetak di kitab suci deh XP

Atau memang buku ini diciptakan untuk menyindir orangtua? Nah, untuk unsur sindiran ini aku bisa melihatnya dengan jelas. Sindiran ini berupa tingkah orangtua yang ingin anaknya bersikap manis, tampak seperti anak kebanggaan orangtua mana pun, di depan teman-teman orangtuanya. Orangtua mana sih yang ingin kelihatan sikap liar anaknya terlihat di mata teman-temannya?

===========

The Tales of Jemima Puddle-Duck
Penulis: Beatrix Potter
Penerbit: Gutenberg Project
Tahun terbit: 1908 (pertama kali), 2005 (di situs Gutenberg.org)
Tebal: 1 halaman situs (baca online di sini)
Seri: Peter Rabbit Universe
Genre: Fantasi - Fabel
Stew score: Sugar - Free
Target: Children (4 tahun ke atas!)

Sececap The Tales of Jemima Puddle-Duck
Jemima tidak tahan hidup di kandang. Pasalnya, istri peternak tak mengizinkannya mengerami telurnya.

Suatu hari dia berjalan pergi. Jauh dari kandangnya. Mencari tempat yang aman untuk telurnya. Jauh dari jangkauan sang istri peternak. Dalam pencariannya dia bertemu seekor rubah yang baik hati. Bahkan dia merelakan salah satu rumahnya untuk digunakan Jemima mengerami telurnya saat matahari sedang bersinar.

Hingga... Dia tahu si rubah penolongnya tak seperti yang dia sangka.

Citarasa The Tales of Jemima Puddle-Duck
Pesan moral: Jangan mudah percaya pada orang asing, termasuk yang bersikap sangat baik dan sangat ramah.

===========

The Tales of Flopsy Bunnies
Penulis: Beatrix Potter
Penerbit: Gutenberg Project
Tahun terbit: 1909 (pertama kali), 2004 (di situs Gutenberg.org)
Tebal: 1 halaman situs (baca online di sini)
Seri: Peter Rabbit Universe
Genre: Fantasi - Fabel
Stew score: Sugar - Free
Target: Children (4 tahun ke atas!)

Sececap The Tales of Flopsy Bunnies
Ketika Benjamin tumbuh dewasa, dia menikahi sepupunya, Flopsy. Mereka dikarunia anak yang sangat banyak. Saking banyaknya Beatrix (sang penulis) pun sampai tidak hapal nama mereka. Untuk mempermudahnya, mereka biasa dipanggil Flopsy Bunies.

Dan karena jumlah mulut yang mesti diberi makan ada banyak, mereka sering berada dalam kondisi kekurangan.

Biasanya mereka mendapat sedikit makanan dari Peter Rabbit. Tapi ada kalanya Peter tak memiliki makanan untuk dibagi. Maka kadang mereka terpaksa berkunjung ke kebun Mr. McGregor.

Suatu hari hal itu terjadi. Benjamin mengajak anak-anaknya ke kebun Mr. McGregor. Mungkin karena saking kelaparannya, atau tak pernah makan enak, mereka makan dengan cepat hingga kekenyangan. Kekenyangan lalu tertidur. Tertidur pulas hingga tak menyadari kedatangan sosok pemilik kebun.

Benjamin yang terbangun karena kehadiran seekor makhluk lainnya, masih sempat tersembunyi. Tapi anak-anaknya tidak. Anak-anak kelinci itu dimasukkan ke dalam karung oleh Mr. McGregor dan siap untuk dijadikan menu makan malam di rumahnya.

Citarasa The Tales of Flopsy Bunnies
Bisa dibilang sekuel dari kisah Benjamin Bunnies dari sisi kisah lebih oke dibanding kisah lain bikinan Beatrix Potter yang sudah aku baca. Sedikit bikin berdebar dibanding lainnnya.

Pesan moral: Jangan berlebihan | Kita hidup di dunia ini tidak sendiri, dan terkadang kita membutuhkan uluran tangan (baca: pertolongan) orang lain.

===========

Overall, secara keseluruhan kisah-kisah dari semesta Peter Rabbit cukup oke. Sangat sederhana hingga, menurutku, anak-anak yang baru berusia 6 tahun bisa dengan mudah mengikuti alurnya—dengan membacanya sendiri. Tapi orang yang bukan anak-anak lagi, jangan mengharap kisah yang mendebarkan. Sebab kisah-kisah bikinan Beatrix Potter ini tidak membawa unsur tersebut. Kisahnya akan terasa datar bagimu. Ilustrasinya keren, dan digambar dalam nuansa pastel. Memberi kesan lembut dan manis. Dan ini yang terpenting, pesan moralnya (mungkin kecuali yang Tom Kitten) mudah ditangkap dan dicerna. Buku yang sangat aman dan cocok untuk dibaca anak-anak.

Dijamin, seandainya diterjemahkan, buku-buku di atas tak akan terjamah penyensoran.

Posting ini diikutkan dalam Reading Challenge::
| | | | | read big

0 comments:

Posting Komentar

 

I'm part of...

Follower

Berani ikutan?

http://feedmebook.blogspot.com/2016/02/master-post-tantangan-membaca-seveneves.html